Unex Rajawali Indonesia – Sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam menjaga dan meningkatkan standar keselamatan penerbangan, PT Indonesia AirAsia sukses menyelenggarakan kegiatan Duty Safety Training (DST) bagi karyawan PT Unex Rajawali Indonesia. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 11–12 Juni 2026 yang lalu, bertempat di ruang kelas Training Center Unex.
Sebanyak 68 personel PT Unex Rajawali Indonesia berpartisipasi aktif dalam pelatihan ini. Untuk memastikan proses pembelajaran berjalan optimal dan tidak mengganggu operasional harian, seluruh peserta dibagi ke dalam empat sesi yang tersebar selama dua hari pelaksanaan, dengan rincian jadwal sebagai berikut:
- Sesi Pertama: Pukul 09.00 – 12.00 WIB
- Sesi Kedua: Pukul 14.00 – 17.00 WIB
Kolaborasi Bersama Instruktur Ahli
Materi DST kali ini dipaparkan langsung oleh dua instruktur ahli dan berpengalaman dari PT Indonesia AirAsia, yaitu Bapak Aprian Chandra dan Bapak Rendy Ramadian. Keduanya memberikan pemaparan komprehensif mengenai prosedur keselamatan kerja terbaru, mitigasi risiko di area operasional, serta pentingnya sinergi aspek keselamatan antara maskapai dan penyedia layanan darat (ground handling).
“Keselamatan adalah aspek non-negotiable dalam industri penerbangan. Melalui training ini, kami ingin memastikan setiap personel di lapangan memiliki kesiapan dan pemahaman yang sama terkait standar keselamatan internasional,” ujar perwakilan instruktur.
Perubahan Siklus Kegiatan
Kegiatan DST ini merupakan agenda rutin yang krusial bagi kedua belah pihak. Jika sediakalanya pelatihan penyegaran ini diadakan setiap satu tahun sekali, berdasarkan evaluasi dan penyesuaian regulasi terbaru, mulai tahun-tahun berikutnya program DST ini akan diselenggarakan dengan siklus setiap dua tahun sekali. Perubahan ini diharapkan dapat lebih mengoptimalkan implementasi materi di lapangan dengan periode pemantauan yang lebih matang.
Melalui pelatihan ini, PT Unex Rajawali Indonesia dan Indonesia AirAsia berharap dapat terus memperkuat koordinasi, menekan angka incident atau accident, serta selalu menghadirkan pelayanan terbaik yang aman dan selamat bagi seluruh pengguna jasa penerbangan.